Terkait Laka Tambang Di Perairan Matras, Begini Penjelasan Polda Babel

0 180

Caption : Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol A Maladi.

Bangka Belitung – Kejadian kecelakaan kerja tambang Inkonvensional (TI) jenis selam yang terjadi di Perairan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka pada hari Kamis (21/7/22) sore.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Kep. Bangka Belitung Kombes Pol A. Maladi membenarkan adanya laka laut yang terjadi dikoordinat 1′ 45′ 490 S 105′ 06′ 120 E diperairan Matras Kecamatan Sungailiat.

“Benar, kita dapat informasi bahwa kemarin sore telah terjadi laka kerja tambang TI Selam yang beraktifitas diseputaran Kapal Isap Produksi Indosiam Phuket (IUP PT.Timah),” kata Kabid Humas dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (22/7/22) sore

Dari kejadian tersebut, diterangkan Maladi menimbulkan korban jiwa yang merupakan pekerja penyelam TI Selam ponton milik seseorang berinisial AA yang terdaftar dalam papan Laporan Hasil Harian CV. ABP Pokja Sinar Jelutung Matras.

“Ada 1 (satu) orang korban dalam laka ini yakni seorang pria berinisial AN alias Baron berumur 44 tahun warga Kelurahan Taman Bunga Gerunggang Pangkalpinang,” terang Maladi.

Mengenai kronologi, Maladi menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman cctv KIP sekira pukul 15.40 WIB KIP indosiam sedang beroperasi. Terlihat ada 4 ponton PIP selam menempel dilambung sebelah kiri KIP dan hal itu dikarekan posisi KIP terbawa arus dan angin yg posisinya kencang.

Selanjutnya KIP melakukan manuver dengan mesin swing sebelah kanan agar KIP menjauh dari Ponton PIP selam tersebut. Pada saat itulah posisi ponton sudah berada di belakang KIP dan menempel dekat mesin swing dan diduga terjadinya laka tersebut.

“Posisi korban pada saat itu sedang melakukan penyelaman melakukan aktifitas penambangan dan diduga tali selang kompresor melilit di kipas Swing KIP dan menarik korban sampai mengenai kipas Swing dan tersangkut,” jelasnya.

Usai dievakuasi, korban langsung dibawa dan dilakukan pemeriksaan oleh Tim Kedokteran RSUD Sungailiat. Dari hasil pemeriksaan terdapat luka sayatan pada bagian paha dan luka sayatan pada sekujur Badan korban Baron.

Ditambahkan Maladi, saat ini pihaknya dari Inafis Direktorat Krimum dan Dit Polair sudah berada di lokasi dan akan melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Sungailiat terkait hasil Visum Et revertum korban serta mengumpulkan data terkait peristiwa tersebut.

“Untuk sementara, penyebab kematian korban dikuatkan dengan keterangan saksi dan hasil visum dokter forensik RSUD Sungailiat adalah murni karena kecelakaan kerja dimana terdapat kelalaian terkait penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada ponton TI selam sesuai UU No.1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, UU No.23 tahun 1992 tentang kesehatan dan UU no.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” ungkap Kombes Pol Maladi. (*)

Slide Ads

logo
20220426_150049
IMG-20220501-WA0003
IMG-20220501-WA0007
20220501_154933
IMG-20220502-WA0003
IMG-20220502-WA0013(1)
logo 20220426_150049 IMG-20220501-WA0003 IMG-20220501-WA0007 20220501_154933 IMG-20220502-WA0003 IMG-20220502-WA0013(1)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

You cannot copy content of this page
error: Content is protected !!