Berawal dari Komunitas Kecil, Eksistensi Sanggar Seni Tiara Selatan Kini Cetak Segudang Prestasi Spektakuler

0 253

Penulis : Vilzar

Toboali, Bangka Selatan.

Berawal dari perkumpulan kecil atas dasar kesamaan hobi maka terbentuklah Sanggar Seni tari dan musik tradisi Tiara Selatan.

Anggotanya pun didominasi oleh pelajar dengan jumlah puluhan orang sejak dibentuk pada 2002 silam.

Sepak terjang sanggar Seni Tiara Selatan ini tak diragukan bahkan baru satu tahun dibentuk telah berhasil mengikuti berbagai ajang hingga keluar daerah.

“Berbagai ajang telah kami ikuti, sampai keluar daerah juga ada,” ungkap Ketua sanggar Anto Sukarsa seorang ASN dilingkungan Pemkab Bangka selatan kepada awak media TRI.COM, Selasa (26/7/22).

Menurutnya, yang membuatnya berbeda dari sanggar seni yang lain karena sanggar seni ini sangat mengedepankan pelestarian budaya.

“Sanggar seni Tiara selatan ini masih kental akan budayanya, terus seni tari yang diajarkan bukan hanya menari tradisi tetapi ada banyak beberapa seni yang kita pelajari di sini, termasuk belajar seni alat musik tradisi melayu seperti Gitar, Dambus, Gambang, Gendang melayu, Gong, Rebana, Seruling dan Akordeon,” tutur Anto.

Berkat komitmen dan totalitasnya di dunia seni tari dan musik Anto sukarsa berserta rekan seperjuangan yang masih aktif sudirman dan yati gusyairi berhasil membawa Sanggar Tari, Musik Tiara Selatan meraih banyak prestasi mulai dari tingkat provinsi dan nasional.

Diantaranya Penghargaan Anugerah Budaya “Solo Internasional tema tari “Bahari kencana Maestro karya” Tahun 2017 dan segudang prestasi lainnya terlihat terpampang piala dan piagam berbagai ajang yang pernah diraih sanggar seni tari dan musik tradisi Tiara selatan ini.

Untuk tari tradisi, sambung Anto para anak-anak didiknya dilatih menguasai tari legenda kearifan lokal Bangka Selatan yakni tari legenda Bukit nenek, legenda larung sesaji (ritual laut buang jong), Terbeng Amak, Undeng Laut, Nyelangkit dan lainnya.

“Dalam setiap latihan atau pun perfom, saya dibantu pelatih seni koreografi pendidikan tari UPI Bandung Dinda fernanda, Maissy Dwi Lestari penata rias, Yati Gusyairi penata busana dan penata musik Rusdi rianda dan kawan kawan,” ungkap Anto.

“Melalui pelatihan tari seperti ini diharapkan generasi muda Basel bisa mencintai warisan budaya dari daerah sendiri dan berkreatifitas positif lewat seni, Harapan kami, Pemerintah daerah dapat fokus dalam meningkat minat dan bakat dalam bidang kesenian daerah,’’ tutupnya.

Sekretariat sanggar Tiara Selatan berada di Jalan Dr. Wahidin (Parit 8) no. 26, Toboali, Bangka Selatan. (*)

Slide Ads

logo
20220426_150049
IMG-20220501-WA0003
IMG-20220501-WA0007
20220501_154933
IMG-20220502-WA0003
IMG-20220502-WA0013(1)
logo 20220426_150049 IMG-20220501-WA0003 IMG-20220501-WA0007 20220501_154933 IMG-20220502-WA0003 IMG-20220502-WA0013(1)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

You cannot copy content of this page
error: Content is protected !!