Walau Ditutup Seng Panjang Ponton Berserakan di dalam Lokasi

0 19

Pangkalpinang, Babel.tintarakyat.com-Kawasan Industri Jelitik Sungailiat Bangka dalam Perda RTRW milik Pemkab Bangka, diperuntukkan sebagai lokasi industri. Baik perusahaan yang terkait dengan hilirisasi sumber daya alam pasir timah, maupun industri manufaktur yang memiliki alamat kantor disana, Kamis 12 Mei 2022.

Meski begitu, berdasarkan pantauan awak media Kamis sore ini, di jalan masuk utama Kawasan Industri Jelitik tadi, ada pemandangan cukup aneh yang mengundang rasa curiga rombongan awak media. Di sisi kiri jalan, ada hamparan papan seng panjang ± 1 kilometer yang berjejer layaknya sebuah proyek negara.

Dan ketika diamati, ternyata di dalamnya berjejer deretan ponton yang ditaksir ada sekitar lima sampai enam ponton dalam kondisi layak beroperasi.

“Di dalam memang masih banyak ponton parkir, tapi kalau ditanya punya siapa saya gak tau,” kata warga yang melintas.

Informasi lain dari sumber redaksi bilang, di lokasi yang sama masyarakat setempat sebenarnya juga ingin bekerja di lokasi tersebut, namun saat itu pihak perusahaan yang berwenang atas status kawasan lahan tadi berkilah lahan tadi akan dibangun fasilitas perusahaan.

Selain itu, berdasarkan catatan redaksi di lokasi ini di tahun 2013 yang lalu memang dikenal sebagai salah satu wilayah yang gemuk deposit timahnya. Saat itu, hampir ratusan ponton berjejer di lokasi yang sama.

Media kemudian berupaya melakukan upaya konfirmasi ke lintas sektoral, salah satunya adalah Kasatpol PP Pemkab Bangka, Toni Mirza. Namun sayangnya sampai berita ini diturunkan belum menuai hasil dan akan terus diupayakan agar berita berimbang. (red)

Slide Ads

logo
20220426_150049
IMG-20220501-WA0003
IMG-20220501-WA0007
20220501_154933
IMG-20220502-WA0003
IMG-20220502-WA0013(1)
logo 20220426_150049 IMG-20220501-WA0003 IMG-20220501-WA0007 20220501_154933 IMG-20220502-WA0003 IMG-20220502-WA0013(1)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

You cannot copy content of this page
error: Content is protected !!